ramalan 2 pasangan

Maksud saya menulis atau memposting artikel ini bukan untuk yang sudah menikah namun lebih di sarankan untuk remaja atau yang belum Menikah atau Yang Masih ta'aruf ataupun pacaran. agar bisa menghindari pergaulan bebas dan pikir 2x untuk itu. Agar Tidak Semau Nafsunya Sendiri dalam Memilih pasangan Dalam Hidupnya.

Ramalan pasangan


Di sebut Ramalan 2 pasangan ini karena tidak lepas dari Peran serta Orang Tua. Karena Menikah itu Bukan hanya Menyatukan Dua Orang saja Melainkan Menyatukan Dua Keluarga Yang Berbeda. Dan di harapkan meneliti kembali hari lahir pasangan agar Bisa Langgeng Sampai kakek nenek dan Menua Bersama nantinya.

Hari Lahir Pria dan Hari Lahir Wanita, Tentunya Yang telah menikah akan Mempunyai Arti sebagai Berikut:
Ahad dan Ahad, Sering Sakit
Ahad dan Senin, Banyak Sakit
Ahad dan Selasa, Miskin
Ahad dan Rabu, Selamat
Ahad dan Kamis, Cekcok
Ahad dan Jumat, Selamat
Ahad dan Sabtu, Miskin
Senin dan Senin, Tidak Baik
Senin dan Selasa, Selamat
Senin dan Rabu, Anaknya Perempuan
Senin dan Kamis, Disayangi
Senin dan Jumat, Selamat
Senin dan Sabtu, Direstui
Selasa dan Selasa, Tidak Baik
Selasa dan Rabu, Kaya
Selasa dan Kamis, Kaya
Selasa dan Jumat, Bercerai
Selasa dan Sabtu, Sering Sakit
Rabu dan Rabu, Tidak Baik
Rabu dan Kamis, Selamat
Rabu dan Jumat, Selamat
Rabu dan Sabtu, Baik
Kamis dan Kamis, Selamat
Kamis dan Jumat, Selamat
Kamis dan Sabtu, Celaka
Jumat dan Jumat, Miskin
Jumat dan Sabtu, Celaka
Sabtu dan Sabtu, Tidak Baik

Karena Menikah Adalah Sesuatu Yang Sakral, Orang Tua Kita Jaman Dahulu pastinya sudah Mempelajari Baik Buruknya Suatu Hubungan Suami Istri. Kalau Bahasa Jawanya Ilmu Titen yang Artinya ilmu Pengingat Hidup. Maka Dari Itu Para Orang Tua Jaman Dahulu pastinya Menuliskan Hari, Tanggal dan Neptu Tiron dari Kedua Pasangan. Agar Bisa di Baca anak Cucu Mereka, Bahwa Menikah Dengan Hari Lahir Ini Tidak Di Perkenankan Menikah dengan Seseorang Dengan Hari Pasaran atau dengan Tiron ini Karena Akibatnya ini.

Mengenai adat seperti ini tidak ada hubungannya dengan syirik ataupun Mendahului Takdir Dari Allah. Karena Orang Tua Jaman Kuno Juga Mencari Suatu Cara Agar Anak cucu Mereka di masa depan Bisa Menjadi salah Satu Ciri -Ciri Rumah Tangga Yang Bahagia.

Memang Bahagia Tidaknya suatu Hubungan Tidak Serta Merta Masalah Harta. Tetapi Keselamatan, Keberkahan dan Kesehatan. Untuk itulah Cara Adat jawa Membuat Larangan dan Membolehkan Seseorang Menikah dengan Seseorang, Di harapkan Suatu Saat Nanti Bisa Bahagia dalam Pernikahan Yang Sesuai dengan Adat Istiadat Yang Telah di lakukan secara turun Temurun.

Perbuatan Halal Tapi sangat di Benci Allah Adalah Perceraian. Karena Perceraian dua Keluarga bisa jauh, Bisa Bermusuhan Bahkan yang di korbankan Anak mereka sendiri. Atas Dasar itu lah Pemikiran Orang Tua Jaman dulu menuliskan Suatu Adat Istiadat. Agar Anak Cucunya Bisa Hidup Lebih Langgeng, Bahagia dan di Beri Keselamatan.

Menurut saya Jodoh adalah Ikatan Perasaan  dua Orang yang Beritikad Baik Membangun Rumah Tangga dengan Tujuan Hidup yang sama Meski Sifat-sifat nya Jauh Berbeda. Setiap manusia Memiliki Berbagai Sifat yang Berbeda, memiliki Berbagai Sikap yang Berbeda, Bahkan memiliki Kelebihan yang Berbeda pula. Yang Namanya Jodoh seperti Langit Dan Bumi, Tidak Di jadikan Serupa Tapi Saling Melengkapi Satu sama lain Agar Terciptanya Sebuah Kehidupan.

Begitu halnya dengan Jodoh. Tidak Usah Putus asa ataupun patah semangat Andai Pasangan Kita Tak Sesuai dengan Pemikiran kita. Karena Perbedaan itulah di harapkan saling Melengkapi satu dengan Yang Lain.

Kembali pada Judul Diatas adalah Ramalan 2 Pasangan. Yang Namanya Ramalan, itu adalah suatu Perabaan Atau Perkiraan Seseorang Terhadap Orang Lain di Suatu Waktu yang Tidak Tentu Waktunya. Bisa saja Benar Bisa saja Salah. Namanya Ramalan.

Ramalan Bintang Contohnya seperti Aries, Pisces, Libra, Scorpio dan Lain Lain. Itu Merupakan ramalan yang Di tulis karena Suatu Kejadian atau peristiwa yang Sudah Terbiasa Terjadi. Untuk Itu Banyak Pula Yang Menceritakan dan Menuliskan Suatu Proses Rumah Tangga karena Menjadi Kebiasaan Dalam Kehidupan.

Author

AriefTewe AriefTewe

Posting Komentar